Selasa, 17 Maret 2009

Kartu Perawatan PC

A. Latar Belakang
Blog ini saya buat untuk memenuhi tugas dari Mapel kelas produktif saya. Dimana pembimbingnya adalah Pak Broto Darmodjo, pengajar materi tentang Prawatan PC. Selain itu saya juga ingin membagi sekaligus menerapkan ilmu yang saya dapat mengenai Perawatan PC, salah satunya dengan membuat blog ini yang isinya mngenai beberapa contoh Kartu Perawatan PC.

*NB: Kartu Program Perawatan didisi dengan cara diblok.




*NB: Kartu Perawatan PC diisi dengan cara dicentang.

















C. Kesulitan Sebelum ada Program/Kartu Perawatan PC

Sebelum saya mengetahui tentang program maupun kartu-kartu tersebut saya sulit untuk mengontol ataupun mengetahui keadaan peripheral komputer, sehingga ketika terjadi kerusakan, saya sulit mengetahui penyebabnya dan kapan tepatya terjadi ketidakberen pada peripheral komputer. Dan akhirnya saya sulit mengambil indakan korektif dengan cepat.


D. Keuntungan Sesudah ada Program/Kartu Perawatan PC

Dengan adanya Program dan Kartu Perawatan tersebut, dapat memudahkan saya mengontrol dan merawat perpheral komputer. Saya menjadi lebih mengerti tentang gejala-gejalakerusakan, sehingga saya bisa cepat mengambil langkah-langkah korektif. Dan dengan program juga kartu-kartu tesebut, peripheral komputer akan terawat dengan baik.


E. Kesimpulan

Sebelum ada Program dan Kartu Perawatan PC, saya sulit mengontrol keadaan peripheral komputer, sehingga saya tidak bisa melakukan perawatan yang baik pada perpheral komputer. Namun setelah saya mengetahui tentang Program dan Kartu tersebut dan kemudian menerapkannya, saya jadi mudah mengontrol keadaan peripheral komputer. Jadi peripheral komputer saya dapat tarawat dengan baik................. ^_^


MELAKUKAN PERAWATAN PC

  1. Menyiapkan Peralatan PC

Ø Jadwal dan prosedur perawatan disiapkan.

Ø Peralatan Perawatan (tool skit) disiapkan.

Ø Peralatan dan bahan pembersih disiapkan.

Ø Status/Histori/logsheet hasil perawatan sebelumnya diperiksa.

Ø Bagian/komponen PC dibersihkan menggunakan prosedur/cara/metode dan bahan peralatan yang sudah ditentukan.

Lingkup Belajar

Jenis alat dan bahan pembersih yang sesuai untk PC

  1. Melakukan Perawwatan PC

Bagian/komponen PC perkabelan dan sambungan (peripheral maupun jaringan) diperiksa secara fisik menggunakan prosedur, cara, metode, dan peralatan yang sudah ditentukan.

Lingkup Kerja

· Langkah-langkah Perawatan PC

· Jenis- jenis korosi pada komponen

  1. Memeriksa Hasil Perawatan PC

Ø PC dapat dihidupkan dengan normal sesuai dengan kriteria unjuk kerja.

Ø Keberadaan dan fungsionalitas komponen PC hasil pengecekan menggunakan software utilitas sesuai dengan spesifikasi PC yang diterima.

Ø Penyebab dan kondisi yang ubnormal diidentifikasi dan dicatat


BAB II

PEMELAJARAN

A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA

Kompetensi : Melakukan perawatan PC

Sub Kompetensi : 1. Menyiapkan perawatan PC

2. Melakukan perawatan PC

3. Memeriksa hasil perawatan PC

4. Melakukan tindakan korektif dan melaporkan

hasil perawatan PC

Jenis Kegiatan

Tanggal

Waktu

Tempat Belajar

Alasan Perubahan

Tanda Tangan Guru

Menyiapkan perawatan PC






Melakukan perawatan PC






Memeriksa hasil perawatan PC






Melakukan tindakan korektif dan melapor-kan hasil perawatan PC






B. KEGIATAN BELAJAR

1. Kegiatan Belajar 1: Menyiapkan perawatan PC

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu mempersiapkan bahan dan peralatan yang digunakan untuk melakukan perawatan sesuai dengan komponen.

b. Uraian Materi 1

1) Pendahuluan

Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC. Sebuah PC terdiri dari beberapa komponen, dimana masing masing komponen memiliki fungsi tersendiri yang akan saling berkaitan. Walaupun komponen PC terletak dalam sebuah case komputer namun masih banyak kotoran yang dapat mengganggu fungsionalitas komponen baik dari debu maupun sarang serangga. Untuk membersihkan kotoran tersebut dapat digunakan peralatan dan bahan yang sederhana seperti :

· Penyedot debu mini

· Kain kering atau tisu

· Cairan pembersih / cleaner

· Disk cleaner

· Cd Cleanet

Sedangkan untuk alat perlu disediakan:

· Obeng

· Tang

· Kuas

2) Bahan atau peralatan untuk membersihkan komponen PC

a) Penyedot Debu Mini

Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk menghilangkan debu. Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih bersih. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk menyesuaikan luas sempitnya sudut-sudut pada komponen. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan rangkaian di mainboard dan di sudut-sudut casing komputer.

Gambar 1. Penyedot Debu Mini

b) Kain Kering Atau Tisu dan Cairan Pembersih

Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar atau belum mengering. Kotoran cair sangat berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan fatal pada komponen PC. Sedangkan Cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti percikan dari tinta printer.


c) Kuas

Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau sarang serangga. Selain itu kuas juga digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi casing. Kuas dapat juga digunkan untuk membersihkan motherboard dan sirip heatsink pada prosessor.


d) Disk Cleaner

Disk cleaner digunakan untuk membersihkan head dari diskdrive dari pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive. Disk cleaner terdiri dari cairan pembersih dan floopydisk yang piringannya diganti dengan kertas tisu.


e) CD Cleaner

CD cleaner prinsip kerjanya sama dengan disk cleaner yaitu dengan menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran. Beda cd cleaner dengan disk cleaner hanya terletak pada bentuknya yaitu pada cd cleaner menggunakan sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk.


f) Obeng

Obeng merupakan peralatan penting bagi para teknisi komputer, karena dengan alat inilah teknisi mampu membuka dan melepas komponen dalam PC.


g) Tang

Jenis tang untuk keperluan teknisi dalam melakukan perawatan komponen PC adalah tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil. Sedangkan untuk tang kombinasi digunakan untuk memotong kabel dan keperluan lainnya.


c. Rangkuman 1

Walaupun komponen PC terletak dalam sebuah casing komputer namun masih banyak kotoran yang dapat mengganggu fungsionalitas komponen baik dari debu maupun sarang serangga. Untuk membersihkan kotoran tersebut dapat digunakan peralatan dan bahan yang sederhana seperti :

1) Penyedot debu mini

2) Kain kering atau tisu

3) Cairan pembersih / cleaner

4) Disk Cleaner

5) CD Cleaner

Sedangkan untuk alat perlu disediakan:

1) Obeng

2) Tang

3) Kuas

d. Tugas 1

1) Pelajarilah fungsi bahan-bahan pembersih yang sesuai dengan periferal.

2) Pelajarilah lebih jauh tentang hubungan antara trouble-shooting pada PC dengan kebersihan komponen PC.

e. Test Formatif 1

1) Jelaskan fungsi Disk Cleaner

2) Jelaskan fungsi CD Cleaner

3) Apa beda Disk Cleaner dengan CD Cleaner

f. Jawaban Test Formatif 1

1) Disk cleaner digunakan untuk head dari diskdrive dari pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive. Disk cleaner terdiri dari cairan pembersih dan floopydisk yang piringannya diganti dengan kertas tisu.

2) CD cleaner prinsip kerjanya sama dengan disk cleaner yaitu dengan menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran.

3) Beda CD Cleaner dengan Disk Cleaner hanya terletak pada bentuknya yaitu pada CD Cleaner menggunakan sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk.

g. Lembar Kerja 1

Alat dan Bahan

1) Unit Komputer

2) Alat pembersih yang meliputi : kuas, penyedot debu, kain, cleaner.

Keselamatan Kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.

Langkah Kerja :

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini

2) Amatilah kondisi kebersihan komponen PC yang ada, catat dalam hasil pengamatan.

3) Jika ada komponen PC yang trouble secara phisik, catat penyebabnya.

4) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).

5) Jika semua telah selesai rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.

2. Kegiatan Belajar 2: Melakukan perawatan PC

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini peserta diklat mampu mengetahui prosedur melakukan pembersihan komponen pada PC

b. Uraian Materi

1) Prosedure Pembersihan Komponen pada Periferal

Untuk melakukan pembersihan komponen pada PC harus melalui cara atau prosedure tertentu. Antara satu komponen dengan komponen yang lain berbeda sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri dalam metode pembersihannya. Berikut beberapa komponen PC yang perlu dilakukan perawatan.

a) Casing

Casing dapat diibaratkan dengan bangunan atau rumah, dari sebuah komputer, sehingga kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara fisik terletak pada casing PC. Pada casing PC biasanya terdapat power supply, fan dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power dan reset. Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer adalah debu yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau sarang serangga. Kotoran tersebut selain menggangu keindahan juga dapat berdampak jelek pada fan dan komponen lain pada motherboard. Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara rutin. Alat yang digunakan untuk membersih kan case komputer cukup dengan kuas atau dengan penyedot debu mini. Untuk bagian sudut terutama bagian depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau tempat fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat hembusan angin yang dibawa oleh fan.


b) Floppy Drive

Floopy drive atau disk drive merupakan komponen komputer yang digunakan untuk penggerak floopy atau disket sebagai media penyimpan data.

Disk drive sangat mudah terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh disket sehingga dapat menganggu fungsionalitas disk drive. Gejala-gejala yang muncul akibat disk drive kotor adalah disket tidak dapat dibaca dan kadang-kadang error. Cara untuk membersihkan disk drive cukup dengan disk cleaner.

Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut:

· Operasikan sistem komputer.

· Masukkan disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih ke drive A.

· Pilih drive A:\ sehingga komputer akan membaca drive A. Karena piringan disket diganti dengan kertas tisu yang diberi cairan pembersih maka head akan tersentuh oleh tisu tersebut sehingga akan membersihkan head dari kotoran debu atau kotoran yang lain.


c) CD-Rom dan CD-RW

CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini untuk membaca dan menulis data ke CD. CD-Rom dan CD-RW merupakan komponen yang sangat murah dibandingkan dengan data yang dapat disimpannya. Masalah yang sering mengganggu pada CD-Rom dan CD-RW terletak pada optik atau lensanya. Langkah yang digunakan untuk membersihkan optic atau lensa dari debu atau kotoran lain adalah dengan menggunakan CD cleaner. Prinsip kerja dari CD cleaner mirip dengan disk cleaner, hanya bentuknya saja yang berbeda.

Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut:

· Operasikan sistem komputer

· Masukkan CD cleaner,

CD cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada disk atau piringan akan menyikat optic atau lensa pada CD-Rom atau CD-RW.


d) Hard Disk

Hard disk merupakan komponen yang penting dalam sebuah komputer, karena sistem operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam harddisk. Hard disk merupakan barang yang mudah rusak. Untuk melakukan perawatan dilakukan dari sisi hardware dan software.

Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk mengurangi panas pada hard disk. Fan ini sangat direkomendasikan untuk hard disk dengan kecepatan 7200 rpm ke atas. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar.

Untuk perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah tersedia ketika menginstall sistem operasi. Tool tersebut meliputi scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low level format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk meliputi pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format merupakan format dari segi fisik. Untuk masing-masing merk hard disk memiliki program tersendiri untuk low level format. Untuk merk Seagete mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill atau zdisk, maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan wd_diag.

Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau terjadi kegagalan listrik.

Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hard disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara berkala hal ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard disk. Berikut contoh hasil proses disk defragmenter, dapat dilihat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan disk defragmenter.

e) VGA Card

VGA card atau sering disebut display adapter adalah komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor. Masalah yang sering timbull dalam VGA card adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan nya.

Sebagai perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau kotoran yang lain. Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan pada VGA card juga kecil, sehingga harus disesuaikan dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras. Masalah ini bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.


f) Memori

RAM merupakan komponen primer dalam sebuah komputer. RAM bertindak sebagai media penyimpan sementara pada sistem. Besar kecil nya kapasitas RAM tergantung dari kebutuhan sistem yang akan digunakan oleh program. Semakin besar kapasitas RAM maka akan semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM bermacam macam jenisnya diantaranya yang masih beredar adalah sebagai berikut:

EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang ditemukan), SDRAM, DDR SDRAM, dan RDRAM. Antara jenis-jenis tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboard nya. RAM perlu dilakukan perawatan agar selalu bekerja dengan optimal. Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis.


Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM tidak terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.

g) Power Supply

Power supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari power supply. Power supply berfungsi mengubah arus AC menjadi arus DC untuk didistribusikan ke berbagai macam komponen pada komputer. Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt.


Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar.

Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer tegangan, karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power supply.

h) CPU (Central Processing Unit)

Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan kecerdasan prosessor tergantung dari kecepatannya ( dalam satuan hz). Kecepatan prosesor sangat berkembang dengan cepat sampai saat ini sudah mencapai 3.04 GHZ.


Prosessor memerlukan pendingin sangat ekstra. Pendingin prossessor terdiri dari heatsink dan fan pendingin. Prosessor merupakan komponen yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat.

Untuk perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian perlu dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400 rpm) dan juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas yang baik, seperti tembaga dan aluminium. Jika sering melepas prosessor jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar penghantaran panas lebih lancar.

i) Motherboard

Motherboard merupakan tempat dari semua komponen komputer terpasang. Motherboard digunakan untuk menghubungkan antara komponen satu dengan yang lain. Antara motherboard yang satu dengan yang lain berbeda tergantung dari chipset yang digunakan dalam motherboard tersebut. Fitur yang ditawarkan oleh motherboard sangat beragam mulai dari soundcard onboard, LAN onboard, VGA onboard dan masih banyak fitur yang lain. Semakin banyak fitur yang terdapat dalam motherboard maka semakin banyak panas yang dihasilkan oleh motherboard.

Perawatan yang dilakukan pada motherboard adalah dengan menjaga suhu dari motherboard, yaitu dengan memperlancar sirkulasi udara pada system. Karena motherboard tempat tersambungnya berbagai komponen maka kabel-kabel yang tersambung perlu diikat dengan pengikat kabel, selain akan menambah rapi juga akan membuat sirkulasi udara menjadi lancar.

Untuk gangguan dari debu dan sarang serangga cukup dibersihkan dengan kuas atau penyedot debu mini dengan menyesuaikan ukuran sikat pada sudut yang sempit, jangan sampai mengganggu komponen yang terpasang, seperti RAM dan prosessor.


j) Expansion Card

Expansion card merupakan komponen tambahan yang terpasang pada komputer. Expansion card dapat berbagai macam jenis dan fungsinya. Contoh expansion card adalah seperti card LAN, soundcard, tv tunner, VGA card dan masih banyak lagi. Sedangkan menurut jenisnya terdiri dari PCI, ISA, dan AGP.

Untuk perawatan expansion card, perlu diperhatikan kaki-kakinya dari pengaruh korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain. Perawatannya cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan menggosok dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan expansion card terpasang dengan kuat dan sempurna.

c. Rangkuman 2

Untuk melakukan pembersihan komponen pada PC harus melalui cara atau prosedure tertentu. Antara satu komponen dengan komponen yang lain berbeda sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri dalam metode pembersihannya.

d. Tugas 2

Bacalah Instruction Manual dari masing-masing komponen PC yang ada di laboratorium komputer anda.

e. Test Formatif 2

1) Sebutkan langkah-langkah atau prosedur perawatan komponen PC berikut ini : Hard disk, CPU, Memory, Expansion Card, Power supply

2) Korosi yang terjadi pada PC akan mengganggu kerja peralatan tersebut. Bagaimana prosedur perawatan yang perlu dilakukan untuk menghindarkan korosi.

f. Jawaban Test Formatif 2

1) Lihat uraian materi halaman 19 s.d. 28

2) Prosedur perawatan untuk menghilangkan korosi : Gunakan cairan khusus untuk menghilangkan korosi, tetapi jangan menggunakan cairan yang mudah terbakar (seperti : alkohol, bensin atau thinner).

g. Lembar Kerja 2

Alat dan Bahan

1) Unit komputer

2) SOP dan Instruction manual dari masing-masing komponen PC.

3) Peralatan dan Bahan Pembersih :

a) kuas

b) penyedot debu mini

c) kain atau tisu

d) cairan pembersih atau cleaner

Kesehatan dan keselamatan kerja

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.

2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.

Langkah Kerja :

1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini

2) Lakukanlah perawatan kebersihan masing-masing komponen PC dengan berpedoman pada uraian materi kegiatan belajar 2 serta instruction manual yang ada.

3) Buatlah rangkuman perawatan yang telah anda lakukan pada langkah kerja ke-2 untuk masing-masing komponen PC. Masukkan ke Tabel 1.

4) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).

5) Jika semua telah selesai rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.

DICOBA YA..............^_*






































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Tidak ada komentar: